Alzheimer

Apa itu Alzheimer ? Penyebab dan gejala penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer pada dasarnya adalah gangguan otak yang melibatkan penurunan fungsi mental. Penyakit ini terutama disebabkan oleh penyusutan jaringan otak yang progresif. Jenis gangguan otak ini juga dikenal sebagai demensia atau atrofi otak difus.

Penyebab dan gejala penyakit Alzheimer

Penyebab pasti penyakit ini masih belum diketahui, tetapi beberapa faktor diduga bertanggung jawab atas perkembangan gangguan otak tersebut. Kekurangan agen neurokimia dalam sel saraf adalah salah satu kemungkinan penyebab penyakit ini.

Faktor genetik dan penuaan adalah dua penyebab utama penyakit Alzheimer. Hampir sembilan dari sepuluh ribu orang menderita penyakit ini dan lebih sering menyerang wanita daripada pria. Penyakit ini terjadi terutama pada orang tua di atas usia 65 tahun. Namun, ada kemungkinan yang sangat kecil untuk mengembangkan penyakit Alzheimer melalui gen dari mutasi yang diturunkan.

Gejala penyakit Alzheimer yang paling umum adalah sebagai berikut:

Gangguan memori dan pemikiran: Orang tersebut kesulitan mengingat hal-hal yang sangat umum seperti informasi pribadinya, seperti tempat lahir atau pekerjaan.

Kesulitan melakukan tugas-tugas yang sudah dikenal: Penderita penyakit Alzheimer mungkin mengalami kesulitan melakukan tugas sehari-hari seperti makan, berpakaian, mandi, dll. Seseorang yang menghadiri jamuan makan mungkin lupa menyajikannya atau bahkan tidak ingat apakah dia menyiapkannya atau tidak.

Masalah komunikasi: Orang tersebut secara bertahap merasa sulit untuk mengingat kata-kata atau memahami arti dari kata-kata yang umum.

Kebingungan dan disorientasi: Pasien mungkin tersesat di lokasi yang mereka kenal. Bagi mereka, menjadi tidak mungkin untuk mengenali tempat dan situasi yang sudah dikenal. Bahkan mereka tidak dapat memahami perintah sederhana atau mengikuti instruksi.

Penilaian Miskin dan Sedikit: Orang tersebut merasa sulit untuk membuat keputusan. Karena orang yang terkena dampak selalu dalam keadaan pikirannya sendiri, mereka mungkin juga meninggalkan rumah pada hari yang dingin tanpa mengenakan pakaian musim dingin atau pergi ke pasar dengan piyama.

BACA JUGA  Cara Memilih Obat Untuk Alergi Yang Baik

Salah menempatkan dan mengotak-atik barang: Penderita penyakit Alzheimer biasanya lupa di mana mereka menyimpan barang-barang yang digunakan sehari-hari, seperti kacamata, kunci, dll. Orang tersebut juga dapat merusak barang-barang, seperti memecahkan kaca mata, merusak barang-barang rumah tangga, dll.

Perubahan perilaku dan kepribadian: Pasien cenderung mengubah suasana hatinya dengan cepat. Pasien mungkin merasakan perubahan drastis dalam kepribadian mereka dan bisa menjadi takut, marah, tenang, dll.

Bersikap pasif dan kehilangan minat: Orang pada umumnya cenderung menjadi pasif dan tidak menunjukkan minat pada aktivitas mereka yang biasa. Diperlukan dorongan tambahan untuk membuat mereka aktif.

Masalah berpikir abstrak: Seseorang dengan penyakit Alzheimer suka menghabiskan banyak waktu sendirian di tempat terpencil dan kurang menunjukkan minat untuk berinteraksi dengan anggota keluarga lainnya. Mereka terkadang menunjukkan gejala pemikiran abstrak dan juga kesulitan mengenali angka atau memahami apa yang harus dilakukan dengannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *